Make your own free website on Tripod.com

PENDIDIKAN DAN LATIHAN DASAR X 

MAHATALA-NOMMENSEN 2001/2002 

I. PENDAHULUAN 

MAHATALA-NOMMENSEN merupakan salah satu unit kegiatan mahasiswa yang berperan sebagai media untuk mengembangkan minat, bakat dan kreativitas mahasiswa dalam kampus. Pengembangan ini dibutuhkan untuk menumbuhkan rasa Patriotisme, Nasionalisme yang bermental tangguh dalam pelaksanaan pembangunan negara yang telah dicita-citakan. 

Olah raga alam bebas merupakan sarana pembangunan untuk menciptakan manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani yang dapat dipercaya dan diandalkan dalam pelaksanaan pembangunan bangsa. Disamping itu kegiatan MAHATALA - NOMMENSEN dapat memboboti jiwa yang positif pada masyarakat dan rasa nasionalisme yang sangat besar bagi pembangunan bangsa dan negara Republik Indonesia. 

II. DASAR PEMIKIRAN 

Kegiatan di alam bebas pada masa sekarang ini maupun dimasa yang akan datang banyak diminati oleh oleh generasi muda. Namun kegiatan dialam bebas tidak hanya mengandalkan fisik melainkan harus dibarengi pengetahuan-pengetahuan mengenai alam bebas. Berbagai musibah sering terjadi dalam melakukan kegiatan alam bebas. Hal ini tidak akan terjadi apabila pengetahuan akan alam bebas cukup baik. Berlandaskan pemikiran tersebut diatas, MAHASISWA PENCINTA ALAM NOMMENSEN (MAHATALA-NOMMENSEN) membuat suatu sistem penerimaan anggota dimana setiap calon anggota baru MAHATALA - NOMMENSEN harus mengikuti seleksi dengan mengikuti Pendidikan Dan Latihan Dasar yang terdiri atas teori dan praktek. Pemberian materi-materi alam bebas dibagi atas dua yaitu: materi ruang dan materi lapangan

Berikut berbagai materi-materi yang diberikan dalam Pendidikan Dan Latihan Dasar : Hutan Gunung, Navigasi Darat, Search And Rescue (SAR), P3K, Survival, Konservasi Alam, Rock Climbing dan Olah raga Arus Deras. 

III. MAKSUD DAN TUJUAN 

DIKLATSAR dilakukan untuk mendidik dan melatih mental, moral, fisik dan disiplin yang bertqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain hal tersebut kegiatan ini bermanfaat untuk membekali setiap calon anggota tentang pengetahuan alam bebas. 

IV. WAKTU DAN LOKASI KEGIATAN 

Kegiatan PENDIDIKAN DAN LATIHAN DASAR X (DIKLATSAR X) selama 24 hari dengan pembagian sbb: 

1. Tanggal   3 - 18 Juli 2002 : Pemberian materi ruang dan latihan fisik di kampus Univ.HKBP Nommensen 

2. Tanggal 22 - 30 Juli 2002 : Pemberian materi lapangan dengan lokasi Air Terjun Sikulikap, Hutan  Sibolangit, G.Sibayak,  G.Pintau 

V. ORGANISASI KEGIATAN 

          Terlampir  

VI. EVALUASI KEGIATAN  

Setelah terbentuknya panitia DIKLATSAR X pada tanggal 30 Mei 2002 dan disusul dengan keluarnya surat keputusan Badan Pengurus Harian MAHATALA-NOMMENSEN, maka pada tanggal 3 Juni 2002 pendaftaran calon anggota muda MAHATALA-NOMMENSEN dibuka. Berdasarkan Modul Penerimaan anggota MAHATALA-NOMMENSEN prasyarat untuk mendaftar menjadi calon anggota yaitu :

1. Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

2. Aktif kuliah tahun ajaran berjalan

3. Maksimum 3 semester tahun berjalan

4. Menyerahkan KTM, pasphoto (3x4)

5. Mengisi dan menyerahkan formulir pendaftaran

Setelah 27 hari masa pendaftaran maka pada tanggal 30 Juni 2002 pendaftaran peserta DIKLATSAR X ditutup. Jumlah calon anggota yang mendaftar adalah sebanyak 10 orang dan yang mengembalikan formulir sebanyak 6 orang. Pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar X MAHATALA-NOMMENSEN dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2002, yang bertempat di lantai V gedung I Universitas HKBP NOMMENSEN. Calon Anggota yang mengikuti upacara pembukaan adalah sebanyak 6 orang. 

Pelaksanaan materi ruang dan latihan fisik dimulai dari tanggal 3 Juli sampai 14 Juli 2002. 

Setelah materi ruang dan latihan fisik selesai dilaksanakaan maka calon anggota muda MAHATALA-NOMMENSEN yang berhak mengikuti materi dilapangan adalah sebanyak 6 0rang, karena telah memenuhi syarat kehadiran 90 % pada materi ruang dan 80 % pada latihan fisik. 

Enam (6) orang peserta yang berhak mengikuti materi dilapangan adalah sbb: 

1. Nazarius Halawa (HUKUM)
2. Heppynes Mendrofa (EKONOMI)
3. Dana Prima Tarigan (FISIPOL)
4. Abinove Sagala (EKONOMI)
5. Fransiscus (TEKNIK)
6. Tulus Afandi (TEKNIK)

Upacara pemberangkatan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2002 dilapangan Univ. HKBP NOMMENSEN yang dihadiri oleh PR III Bapak Hotman Manurung, Pembina Bapak Herry Pasaribu dan anggota MAHATALA-NOMMENSEN. 

Pelaksanaan materi dilapangan dimulai pada tanggal 22 Juli - 30 Juli 2002 yang mengambil lokasi di Hutan Lindung Sibolangit, Kab.Deli Serdang dan Air Terjun Sikulikap, Gunung Sibayak, Kab.Tanah Karo. 

Pada tanggal 24 Juli 2002 1 orang peserta DIKLATSAR X mengundurkan diri dikarenakan tidak mampu lagi melanjutkan pendidikan. Setelah 9 hari pelaksanaan materi dilapangan, maka pada tanggal 30 Juli 2002 yang mengambil lokasi di Gunung Sibayak,Telaga Pintau, dilaksanakan upacara pelantikan.  Calon anggota muda MAHATALA yang dilantik menjadi angggota muda MAHATALA-NOMMENSEN berjumlah 5 orang yaitu : 
1. Nazarius Halawa      (HUKUM)
2. Dana Prima Tarigan  (FISIPOL)
3. Abinove Sagala        (EKONOMI)
4. Fransiscus                (TEKNIK)
5. Tulus Afandi             (TEKNIK)

Upacara pelantikan ditandai dengan penyematan slayer warna orange dan pertanda berakhirnya DIKLATSAR X MAHATALA-NOMMENSEN.

ORGANISASI KEGIATAN

Pelindung                   : Rektor UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN
Penasehat                   : Ir. Hotman Manurung
Pembina                     : Drs. Herry D.S.Pasaribu MM
Penanggung Jawab     : BPH MAHATALA-NOMMENSEN

Ketua Panitia             : Christofer Lumbangaol
Sekretaris                   : Mario Pasaribu
Bendahara                  : Rosana Lince Hutagalung
Komandan Lapangan : Budi Handoko Sitanggang

Koordinator seksi :
1.Peralatan dan perlengkapan                 : Rizaldy Manalu
2.Publikasi,dokumentasi & transportasi : Wasinton Sembiring
3.Konsumsi                                             : Ery Naiborhu

 

Tim Survey:
- Budi Handoko Sitanggang
- Wasinton Sembiring
- Darwin Tarihoran
- Ery Naiborhu

INSTRUKTUR :
* Pengenalan Organisasi dan MPA : Rindu Sihombing
* Rock Climbing                              : Osmar
* Fotografi                                       : Marasi Situngkir
* Survival                                         : Rizaldy Manalu
* P3K                                              : Mario Pasaribu
* Manajemen Pendakian Gunung      : Nico Simanungkalit
* ESAR                                            : Christofer Lumbangaol
* Konservasi SDA                            : Ferry M.Ritonga
* Navigasi Darat                               : Hanna K Marbun
* Arung Jeram                                  : Doddy Trisno